<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922477893750408478</id><updated>2011-04-21T15:03:39.615-07:00</updated><category term='pameran'/><category term='lukisan'/><title type='text'>Jakarta Art Exhibition Update</title><subtitle type='html'>Ingin ikuti terus kegiatan seni rupa Jabodetabek tapi tak punya waktu? Ingin mengerti seni tapi tak punya referensi? Atau ingin coba koleksi lukisan / patung tapi tak tahu mulai dari mana? Silahkan ikuti terus blog ini!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-art-exhibition.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922477893750408478/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-art-exhibition.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>simplehealthtips</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15347707716664354849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922477893750408478.post-2317650439274318590</id><published>2008-04-25T02:10:00.000-07:00</published><updated>2008-04-25T03:19:44.869-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pameran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lukisan'/><title type='text'>Pameran Lukisan Korea Utara (Galeri Nasional 23-26 April 2008)</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_HxaIayhWbp8/SBGvvPtVsJI/AAAAAAAAAAM/FQO29NLk36Y/s1600-h/DSC00221.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193125071540301970" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_HxaIayhWbp8/SBGvvPtVsJI/AAAAAAAAAAM/FQO29NLk36Y/s320/DSC00221.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tanggal 23-26 April 2008 Kedutaan besar Korea Utara bekerjasama dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia mengadakan pameran lukisan Korea Utara di Galeri Nasional Jakarta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Korea Utara yang negara komunis itu? Memang di situ ada kegiatan seni? Mungkin itu yang muncul di benak banyak orang. Ya benar, aktivitas seni rupa di Korea Utara tetap hidup, bahkan sangat didukung oleh pemerintah. Kebebasan berekspresi masyakarat (termasuk seniman) dibatasi supaya tak melanggar garis kebijakan politik pemerintah, tapi bila mereka patuh, mereka mendapat kemudahan mendapatkan pendidikan seni di universitas pemerintah. Di negara komunis pekerjaan didistribusikan pada setiap penduduk sesuai bakat dan minat masing-masing, sehingga semua orang dijamin dapat bekerja dan memenuhi kebutuhannya, termasuk kaum seniman. Wah, saya jadi iri mendengarnya...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setelah mengisi buku tamu di depan, saya diberi sebuah katalog mirip notebook. Dibaca-baca sebentar, lalu saya menemukan sesuatu yang aneh. Katalog itu kurang lengkap (tak mencakup semua lukisan yang dipamerkan) tapi juga tak mencantumkan nama-nama pelukisnya! Saya coba tanyakan ini ke petugas, rupanya ini karena pihak Korea Utara yang sama sekali tak membuat katalog internal (!) sehingga membuat pihak Galeri Nasional kelabakan dan membuat katalog seadanya. Masalah diperparah dengan tidak adanya pelukis maupun petugas pendamping Korea Utara yang bisa berbahasa Inggris sehingga komunikasi di antara mereka kurang lancar. Semoga di sama mendatang masalah ini tak terulang lagi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Melangkah masuk ruang pameran, kita langsung dihadapkan dengan 3 buah lukisan, yaitu "In A Tram", "Kimisungia, Kimjongilia", dan "Father and His Daughter". Aroma realisme sosialis kental terlihat terutama di lukisan pertama dan ketiga itu. Lukisan "In A Tram" menggambarkan orang-orang yang sedang menumpang kereta api. Udara di luar sangat dingin dan sedang bersalju, tapi para penumpang di dalam tampak gembira dan penuh kehangatan. Pakaian mereka tampak sangat sederhana, tapi hal itu tak mengurangi keceriaan mereka. Sedangkan lukisan "Father and His Daughter" menggambarkan anak perempuan sedang bercengkerama dengan ayahnya sambil ditonton ibunya. Ayah dan anak perempuan itu memakai baju seragam tentara, sedangkan ibunya sedang menyiapkan tas bawaan mereka. Sang pelukis berhasil memasukkan pesan kehangatan keluarga, kesederhanaan dan patriotisme sekaligus dalam lukisannya. Hal ini sering terlihat pada karya seni rupa negara-negara komunis, tapi tak ada salahnya pelukis Indonesia sedikit banyak pelajari ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tapi semakin melangkah ke dalam, semakin beragam jenis lukisan yang bisa kita lihat. Sebagian besar lukisan Korea Utara sangat dipengaruhi corak lukisan Cina klasik, tapi terlihat satu perbedaan besar, yaitu pelukis Korea Utara sangat cermat dalam membuat detail dibandingkan jirannya. Ini terutama tampak dalam lukisan bertema alam, misalnya "Old Pyongyang Castle Seen From The River Taedong" maupun bertema orang misalnya "To Defend Th Fatherland", "A Girl Of Koguryo". Mereka banyak memakai warna-warna cerah, tapi tetap menyisakan kelembutan dan kesederhanaan pada lukisannya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bagi anda yang tertarik, silahkan langkahkan kaki ke Galeri Nasional (seberang stasiun Gambir). Pameran ini hanya berlangsung sampai Sabtu 26 April 2008. Terlalu singkat untuk sebuah pameran yang menarik. Sayang kalau dilewatkan! &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922477893750408478-2317650439274318590?l=jakarta-art-exhibition.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922477893750408478/posts/default/2317650439274318590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922477893750408478/posts/default/2317650439274318590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-art-exhibition.blogspot.com/2008/04/pameran-lukisan-korea-utara-galeri.html' title='Pameran Lukisan Korea Utara (Galeri Nasional 23-26 April 2008)'/><author><name>simplehealthtips</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15347707716664354849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HxaIayhWbp8/SBGvvPtVsJI/AAAAAAAAAAM/FQO29NLk36Y/s72-c/DSC00221.JPG' height='72' width='72'/></entry></feed>
